RSS

Karyaku Karanganku


                           
       Kapan Saatnya Tiba
   Tuhan…
     Mengapa aku harus di lahirkan ke dunia ini
     Bila aku harus selalu dan selalu menderita
     Di setiap langkah kakiku
     Di seiap hembusan nafasku
     Dan di setiap detakan jantungku
     Semua yang ku rasakan serba kepahitan
                   Tuhan…
                   Andai aku dapat memohon
                   Aku akan memohon agar aku lenyap dari dunia ini
                   Agar aku tak pernah merasa sakit
                   Agar aku tak pernah menangis
                  Agar aku tak pernah mendengarkan keributan                                                                  
    Tuhan…
    Aku tak pernah berharap apapun darimu
    Aku hanya ingin kebahagiaanku
    Aku hanya ingin melengkapi hidupku dengan secuil rasa bahagia
                   Tapi Tuhan…
                   Kapan saatnya kan tiba???
                   Kapan aku terlepas dari penjara yang selalu mengikatku??
                   Dari semua permusuhan dan perdebatan
                   Yang telah menjadi makanan pokokku
                       
 By : SITI MUNAWAROH

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ekstrakurikuler sekolahQ


            SEJARAH PRAMUKA                   

 Sejarah Pramuka Indonesia adalah salah satu wilayah yang urgent untuk diketahui oleh seluruh pramuka yang ada di Indonesia, baik itu Pramuka Penggalang, Penegak, pandega, Pembinan bahkan pramuka siaga tentunya disajikan dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sebab Sejarah Pramuka Indonesia adalah Nyawa Pramuka itu sendiri seperti hal nya sejarah kelahiran bangsa Indonesia "Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Mengenal Sejarahnya.
Sejarah Pramuka Indonesia
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhwpfpJ_o5vdgoYxwFgq5nnTa6kOr5NWaWgKMKtMWLv4cVlYHm7Jr9LG6fAt1fjfIxp6WScC9unvQ_15jMkFUVV_M1Y85wzi9xTb_EmsjObjWM53k7uYzIiwmOjRnTJY2AEeACQ62L4-8X/s1600/lambang+tunas+kelapa+pramuka.jpgGerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.

Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepanduan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.

Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal 330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powell (Lampiran C Ayat 8).

Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepanduan Indonesia, bertempat di Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono, Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961.

Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu.

Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan (Hamengku Buwono IX), Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial).

Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.
Kelahiran Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu :
Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA
Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.
Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.
Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.
 
Gerakan Pramuka Diperkenalkan
Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya.

Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian.

Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang.

Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari.

Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh.

Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.

Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta.

Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

tkj bongkar pasang

PERAKITAN PC

abang-abang kali ini ane mau ngeshare tentang pearakitan PC, kebetulan kemaren baru ane baru praktek hhehehehe,....
 oke langsung di simak agan-agan,. sory nih kalau ada kesalahan dari postingan ini ^_^
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari: 
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Penyelesaian Akhir 
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket 
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci. 
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.   
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan 
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.





  
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.


6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. 
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing. 
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.


8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut: 
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.




Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut: 
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BK ( bimbingan konseling )


                             BK ( BIMBINGAN KONSELING )
                                KEPRIBADIAN
1.       Kepribadian kapan aku senang dan sedih
  Aku terlahir di dunia ini hanya ingin mengerti apakah arti kehidupan yang sesungguhnya. Aku hanya ingin menggapai tujuanku, yaitu mencari kebahagiaan bersama orang-orang yang menyayangiku. Hidup seseorang di landasi dengan dua hal, yaitu kebahagiaan dan kesedihan.
WAKTU AKU SENANG
    Suatu hal yang membuat hatiku senang adalah ketika aku mendapat kasih sayang  dan perhatian lebih dari kedua orang tuaku. Aku bahagia karena dari kecil aku selalu berada dalam dekapan Ayah dan ibuku, dan mempunyai saudara yang begitu mengasihiku. Aku sangat bersyukur masih mempunyai orang tua yang begitu menyayangiku dan alhamdulillah mampu menyekolahkanku sampai di bangku SMK.
Ayah... Ibu... Terimakasih.
Kebahagiaanku ada bersamamu.. Aku menyayangimu selalu.
WAKTU AKU SEDIH
    Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya kesedihan. Tak seorangpun di dunia ini yang dapat melepas rasa sedih. Begitu jg aku, yang tak selamanya bahagia. Aku hanyalah manusia biasa yang bisa meneteskan air mata jika masalah ada di depanku. Aku merasakan rasa sedih dan kecewa ketika aku harus mendengarkan keributan dalam rumahku sendiri yang bisa membuatku marah dan terluka. Aku tak bisa membayangkan kalau aku tak bisa menghentikan semua itu. Tapi, aku juga mengerti kalau tak ada seorangpun yang bisa lari dari masalahterkecuali diri kita sendiri yang menyelesaikan.
‘’WAKTU SEKOLAH DI MI NU TSAMROTUL HUDA’’
       Aku memulai pendidikan pada umur 6 tahun di MI TSAMROTUL HUDA Tergo yang jaraknya tidak jauh dari rumahku. Waktu itu aku masih kecil dan belum begitu mengerti arti pergaulan. Banyak cerita indah yang ku dapat dari MI Tsamrotul huda, yaitu ketika aku duduk di bangku kelas 6. Aku dan teman-temanku selalu pergi belajar dan les dengan begitu semangat untuk menyambut datangnya Ujian Nasional. Kami begitu semangat dan bahagia, dan akhirnya perjuangan kamipun tak sia-sia, kami LULUS 100% dan melanjutkan ke MTS Tsamrotul Huda.
‘’WAKTU SEKOLAH DI MTS TSAMROTUL HUDA’’
        Dapat melanjutkan di MTS Tsamrotul Huda adalah harapanku. Aku bangga dapat menjadi siswi disana. Di Tsamrotul aku mengenal banyak teman dan mengenal guru-guru yang sangat baik dan ramah. Banyak hal menarik yang ku dapat di Tsamrotul, dan itu sangat menyenangkan. Ketika aku duduk di bangku kelas delapan, aku mendapat amanat untuk menjadi anggota osis. Aku bangga karna mendapat kepercayaan dari banyak orang. Menjadi osis di Tsamrotul sangatlah membanggakan dan banyak memberiku pelajaran. Selain bergerak di organisasi osis, aku juga mengikuti ekstra pramuka setiap hari rabu. Tiap kali tidak mengikuti kegiatan tersebut, hukuman akan selalu ada dari kepala sekolah. Tapi, itulah yang justru dapat membangunkan kita agar menjadi lebih giat dan disiplin. Cerita indah yang kan selalu ku ingat dan ku kenang di nTsamrotul adalah ketika aku dan teman-teman selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan, dan bisa membanggakan kepala sekolah tanpa mengecewakannya.
‘’WAKTU SEKOLAH DI SMK’’
        Harapanku sekolah di SMK kini telah terpenuhi. Rasa senang, sedih, kecewa itu ada pada diriku sendiri, karna aku sendiri yang telah memilih. Aku menjadi lebih mengerti arti kehidupan. Aku tersadar dengan apa yang ku lakukan selama aku masih duduk di bangku MTS. Sekarang au sekolah di SMK Mambaul Falah piji. Banyak cerita menarik yang telah ku lewati bersama teman-teman. Ada yang serius, bercanda, sering tidur di kelas, saling menyapa, berjabat tangan dengan guru maupun teman, selalu menjaga  kebersamaan dan terbuka satu sama lain. Itulah yang membuatku semangat untuk belajar di SMK Mambaul Falah.
Tapi, kadang aku juga ingin selalu bertanya. Kenapa sih organisasi-organisasi di MAFA nggak bisa akur dan saling bekerja sama...?? Kenapa antar organisasi harus terjun sendiri-sendiri tanpa ada kebersamaan. Itulah yang aku keluhkan selama aku di SMK Mambaul Falah.
Tapi aku juga senang belajar di MAFA, tidak hanya di MA yang ada pelajaran agama, tapi di sekolah SMK juga banyak sekali pelajaran agama. Di SMK MAFA aku mengambil jurusan TKJ ( Tekhnik Komputer dan Jaringan ). Disitu aku di ajari berbagai hal mengenai komputer.
Aku bangga dengan semua sekolahku...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS