Usaha Kue Basah dan Kue Kering
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah
Pada saat ini tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam dunia usaha
semakin besar. Salah satunya kegiatan yang pesat perkembangannya adalah
kegiatan jual-beli (dagang) khususnya dalam bidang usaha makanan.
Persaingan terjadi semakin ketat hal ini ditandai dengan banyaknya usaha
dagang yang menerapkan berbagai strategi untuk mempertahankan
kelangsungan usahanya. Salah satu bentuk usaha dagang yang masih
bertahan di tengah persaingan usaha dagang yakni usaha dalam penjualan
makanan khususnya Kue Basah dan kering .
Usaha kue basah dan kering ini beralamat di Jln. KiAjurum Sempu Serang
Banten, pemilik usaha ini adalah Ibu Sriwati. Usaha ini sudah berjalan
sekitar 4 (empat) tahun lamanya. Awalnya ibu Sriwati memulai usahanya
dari kecil-kecilan. Pertama beliau hanya menitipkan kue-kuenya di
warung-warung sekitar rumahnya. Namun masyarakat sekitar ternyata
menyukai kue-kue buatan ibu sriwati. Hingga tak jarang warga setempat
memesan kue buatan ibu sriwati untuk berbagai acara.
Berawal dari berbagai acara tersebut usaha kue basah dan kering ibu
sriwati pun mulai berkembang keberbagai tempat dan dikenal
didaerah-daerah lain. Hingga akhirnya ibu sriwati pun mulai menjajaki
usaha kue basah dan keringnya ke luar daerah. Dengan cara menyebarkan
berbagai brosur ketempat-tempat lain.
Jenis kue basah dan kering yang diproduksi ibu sriwati terdiri dari
berbagai jenis kue, seperti risol, lemper, apem, kue mangkok, kue
dadar, kue putri salju, kue nastar, kue Astar, dan berbagai jenis lagi.
Kue basah dan kering ibu sriwati ini menggunakan bahan-bahan yang alami,
tanpa bahan-bahan penyedap lainnya.
Selain itu harga kue ini sangat terjangkau untuk berbagai kalangan
masyarakat. Mulai dari harga Rp 2.000 kita sudah memperoleh 3 jenis kue
basah dan dari harga Rp.10.000 kita sudah dapet kue kering nastar.
Namun jika kita ingin membeli dalam jumlah yang banyak kita akan
memperoleh banyak keuntungan. Mulai dari kortingan harga dan memperoleh
bonus berbagai jenis kue.
1.2 Tujuan Usaha
Makalah ini disusun untuk merencanakan pembangunan usaha kecil menengah
yang bergerak dalam bidang penjualan makanan (kue basah dan kue
kering).
BAB II
ANALISIS INDUSTRI
Usaha kue basah dan kue kering ini adalah usaha yang paling mudah untuk
dikembangkan. Karena banyaknya peminat kue-kue basah dan kering ini.
Dan kue ini juga termasuk jenis makanan yang mudah diterima diberbagai
kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak, remaja, dan para orang tua.
Alasan kami memilih bisnis ini dikarenakan jenis makanan kue basah dan
kue kering banyak disukai kalangan masyarakat. Bukan hanya itu
bahan-bahan untuk membuat kue basah dan kue kering ini pun sangat mudah
untuk diperoleh. Proses pembuatan kue-kue basah dan kering ini sangat
mudah. Modal yang dibutuhkan tidak begitu banyak namun mampu memberikan
keuntungan yang besar. Sehingga modal yang dikeluar dapat kembali dengan
cepat.
Untuk proses produksi tidak terlalu sulit. Karena kita bisa menjualnya
diberbagai tempat. seperti dikantin-kantin kantor, di berbagai sekolah,
dikampus dan diwarung-warung setempat. Kue basah dan kue kering ini juga
dapat menunda lapar ketika kita tidak sempat untuk sarapan, maupun
makan siang.
Selain memperoleh keuntungan yang besar, usaha ini juga mempunyai
beberapa resiko yang dapat merugikan pemiliknya. Misalnya kita
memproduksi kue basah dan kue kering sekitar ± 1000 buah kue dalam satu
hari. Namun kenyataannya yang terjual hanya 800 buah kue. Hal ini
dikarenakan banyaknya persaingan dari berbagai usaha-usaha kue basah
lainnya. Selain itu kue-kue basah dan kering ini hanya bertahan dalam
satu hari saja dan satu minggu. Jika kita menjual kue keesokan harinya,
akan memberikan rasa yang berbeda dan tidak enak.
Ini merupakan salah satu kerugian dari usaha kue basah ini. Bukan hanya
itu kita juga harus menyesuaikan lidah masyarakat dengan kue yang kita
produksi. Kita juga harus mensurvei jenis kue basah apa yang banyak
diminati oleh masyarakat. Dan kita harus menerima kritik dan saran dari
berbagai pihak yang menikmati jajanan yang kita produksi.
BAB III
PRODUKSI
Didalam proses pembuatannya kue-kue basah dan kering keadaan atau tempat
produksi haruslah bersih dan higenis. Agar pembuatan kue tidak
terhambat dengan keadaan setempat.
Selain itu tempat juga menjadi cerminan dalam pembuatan kue-kue basah
dan kering, karena jika tempat pembuatan kue tidak bersih otomatis kue
yang dibuat terkena kotoran dan mudah terjangkit penyakit. Dan semua ini
akan dapat mengurangi rasa dari kue tersebut.
Maka dari itu tempat produksinya harus bersih dan terjaga dari kotoran.
Dan kue-kue basah dan kering yang dihasilkan pun dapat masak dengan
benar dan jauh dari asumsi negatif dari tempat yang tidak bersih.
Adapun peralatan produksi yang dibutuh dalam proses pembuatan kue basah
antara lain :
1. Mixer. Untuk mengaduk bahan-bahan kue
2. Pencetak kue
3. Penggorengan
4. Oven. Untuk memanggang kue
5. Pengukus. Untuk mengukus kue basah
6. Baskom, sendok, pisau dan lainnya
7. Gelas ukur. Untuk mengukur takaran bahan kue
8. Timbangan. Untuk menimbang bahan kue
9. Kompor
10. Dan lain sebagainya
Sumber bahan baku dari pembuatan kue basah ini sangat mudah diperoleh
diberbagai pusat perbelanjaan seperti pasar, supermarket, dan
tempat-tempat lainnya.
Bahan pembuat kue antara lain :
1. Tepung
2. Telur
3. Gula
4. Santan
5. Garam
6. Baking podwer
7. Fanily
8. Pewarna, dan penyedap lainnya
BAB IV
PEMASARAN
Usaha ini terbilang laris di pasaran karena penjualannya yang cukup
laris. Karena kue yang di jual sesuai dengan selera pasar dan harganya
pun terjangkau di kalangan masyarakat,sehingga para pembeli pun banyak
berminat untuk membeli kue ini.Kue ini terbuat dari bahan-bahan alami
tanpa campuran bahan kimia, sedikit pun tanpa di beri bahan
pengawet.Rasanya enak ,ekonomis hanya dengan membayar uang 2.000 kita
akan mendapat 3 potong kue.
Kue ini di jual di berbagai tempat,seperti di warung,
pasar,kampus,kantin kantor,dan sebagainya.Selain rasanya yang enak dan
harganya yang ekonomis banyak masyarakat lainnya yang berminat memesan
kue ini. Penjual juga menaruh alamat dan juga nomor telepon,sehingga
bagi yang ingin memesan dapat langsung menghubungi produksi kue
tersebut.
Penjualan kue ini juga di promosikan dengan cara memberikan bonus kepada
para pembeli yang membeli di atas harga 10.000. Karena sudah banyaknya
peminat untuk membeli kue,ibuSriwati juga membuat selebaran brosur untuk
mempermudah para peminat untuk memesan kue ini. Apalagi jaman sekarang
ini,orang-orang hanya ingin cara yang simple untuk melakukan pemesanan
makanan untuk melengkapi makanan di acaranya.Hanya tinggal
menelfon,makan pun siap untuk di antar alamat tempat tujuan.
Bisnis kue ini berkembang dengan cepat di kalangan masyarakat.Karena ibu
Sriwati yang bersunguh-sunguh dan tekun dalam menjalankan bisnis ini
karena itu prospek pengembangannya pun sangat cepat maju.Dan para
karyawan yang sudah ikut serta membantu ibu Sriwati selama kurang lebih 4
tahun sudah membuat usaha maju dengan baik.
BAB V
KEUANGAN
Rincian biaya
Modal usah
Harga peralatan Rp. 1. 100.000,00
Harga bahan Rp. 800.000,00
Gaji karyawan/minggu(4 orang) Rp. 600.000,00
Total biaya produksi Rp. 2.500.000,00
Penjualan perminggu
Harga kue 2.000/3 buah
Penjualan peminggu 5.600 X 5.00 = Rp 2.800.000,00
Keuntungan perminggu
Keuntungan = penjualan- biaya produksi
= 2.800.000 – 2.500.000
= Rp.300.000/ minggu.
Perhitungan BEP
biaya operational 2.500.000
BEP
Harga jual = 500
= 5.000 buah/minggu
BAB VI
PENUTUP
Kesimpulan
Dengan berjalannya proses pembuatan kue ini dan sampai menghasilkan
kue-kue basah dan kering menjadikan bermacam –macam kue yang dapat di
jual dan melakukan transaksi terhadap penjualn dan pembeli.
Hal ini tentu saja telah membuktikan bahwa berbisnis dapat kita lakukan
atau kita produksi di mana saja dan dengan berbisnis seperti ini kita
juga dapat membuka peluang usah bagi masyarakat untuk berwirausaha.
Kritik dan saran
Dalam penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala, mak
penyusun sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan
proposal ini.






4 comments:
apik"
nko tak anut aq,..
au warai carane gawe aht...
enak tah gak iu,,,,
Post a Comment